Pertumbuhan Bank NTB Syariah di Atas Rata-rata Nasional

NTBone.id-MATARAM – Di balik dugaan raibnya dana Rp10 miliar milik Bank NTB Syariah yang diduga digelapkan oknum penyelia pelayanan nontunai, namun Bank NTB Syariah menuai banyak pujian dan apresiasi.

Baru-baru ini, Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi memuji Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo. Mori mengatakan, dugaan penggelapan Rp10 miliar tidak terlepas dari peran Kukuh Rahardjo yang melakukan tracing sekian ribu transaksi untuk menemukan transaksi mencurigakan.

“Munculnya temuan sebesar Rp10 miliar berkat dilakukan tracing sekian ribu transaksi diduga mencurigakan oleh manajemen Bank NTB Syariah di bawah kepemimpinan Kukuh Rahardjo. Justru kita harus apresiasi keberhasilan dalam melakukan pengungkapan terhadap masalah ini,” ujar Mori dilansir dari Garda Asakota.

Kukuh Rahardjo juga mengatakan permasalahan tersebut saat ini sedang ditangani aparat penegak hukum atau APH. Kasus tersebut memang bersifat dugaan, dan sepenuhnya diserahkan ke APH.

“Permasalahan ini sebenarnya masih dugaan temuan atas dugaan penyalahgunaan kewenangan yang terjadi di salah satu cabang Bank NTB Syariah. Itu salah satu dampak dari perbaikan bisnis sejak Bank NTB Syariah berkonversi,” katanya, Sabtu, 10 April 2021 di Mataram.

Dia mengucapkan terimakasih atas apresiasi yang diberikan dewan agar Bank NTB Syariah tetap semangat.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder termasuk wakil rakyat kami di DPRD Kabupaten/kota dan provinsi,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.