Ungkap Kematian Guru TK, Polisi Periksa 15 Orang Saksi

NTBonbe.id-Mataram – Polres Mataram telah memeriksa 15 orang saksi terkait perkembangan kasus penemuan jasad R, (29), seorang guru TK, Ampenan. Yang ditemukan tewas di dalam kamar mandi  pada hari  Jumat, (29/07) yang lalu.

“Sampai saat ini kita sudah periksa 15 saksi, baik dari saksi tetangga, keluarga, teman, dan terus kita laksanakan. Disamping itu kami juga telah lakukan beberapa kali olah TKP,” ungkap Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa, Senin, (01/08).

Lebih lanjut Mustafa menegaskan bahwa dari hasil ditemukan ada beberapa luka lebam di bagian tubuh korban, namun  ia belum memastikan penyebab luka tersebut sampai menunggu hasil otopsi.

“Memang benar ditemukan luka lebam, tapi kita harus menunggu hasil autopsi nantinya,” ungkapnya

Selain itu, dari hasil pengakuan bapak tiri korban, Handphone milik korban R hilang sehingga kini masih dilacak oleh pihak kepolisian.

” Saya terus bekerja, semoga apa yang kita kerjakan selalu diberikan kemudahan, sehingga kita mendapatkan titik terang terkait penemuan mayat jenazah R,” ujarnya

Sebelumnya  pada hari Jumat (29/7/2022) sekitar pkl.18.30 wita telah ditemukan seorang mayat perempuan di dalam Kamar Mandi Rumahnya  di BTN Citra Persada Medas Blok S Nomor 5 Gunungsari.

Berdasarkan keterangan para saksi, karena dari kemarin Handphone korban tidak bisa dihubungi atau tidak aktif. Sekitar pukul 17.30 Wita, saksi  mengunjungi  korban  ke TKP tempat korban tinggal yakni BTN Citra Persada. Sesampainya di lokasi, saksi tidak menemukan korban, rumah pun dalam keadaan terkunci.

Saksi mencoba membuka pintu rumah tersebut dengan kunci cadangan, setelah saksi masuk rumah, melihat korban berada di  kamar mandi dalam keadaan telah meninggal dengan posisi duduk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.