Medan Sulit, SAR Hentikan Evakuasi WNA Yang Jatuh Di Rinjani Akan di Lakukan Besok Pagi

NTBone.id-Lombok Timur,- Tim SAR Mataram hentikan proses evakuasi terhadap korban warga negara asing atas nama Boaz Tan Anam (37), warga kelahiran Israel, kebangsaan Portugis dilaporkan jatuh dan meninggal dunia di puncak Gunung Rinjani pada hari  Jumat (19/8) sekitar pukul 05.30 Wita lalu. Dikarenakan medan yang terjal dan sulit dan gelap.

“Sampai pukul 19.00 Wita proses evakuasi terhadap WNA masih belum bisa dilakukan dan akan dilanjutkan besok pagi, semua anggota kembali ke plawangan sembalun,” ungkap kakansar Mataram nanang Sigit PH.

Rencananya proses evakuasi terhadap korban, akan kembali dilakukan minggu pagi oleh tim dua dari SAR Mataram.

“Rencana besok pagi pukul 05.00 Wita tim pertama akan diganti oleh tim 2 untuk proses evakuasi selanjutnya,” ujarnya

Adapun kendala yang dihadapi petugas SAR Mataram dalam evakuasi jasad korban, akses jalur yang cukup sulit ditambah faktor waktu yang sudah mulai gelap serta untuk menghindari resiko bagi tim evakuasi.

“Akses yang sulit dan faktor waktu yang sudah mulai gelap, sehingga dantim memutuskan evakuasi dilanjutkan besok pagi,” tutupnya

Diketahui korban mulai melakukan pendakian melalui pintu masuk Sembalun pada Kamis (18/08). Sebelum kejadian, korban melakukan swafoto (selfie) dari tepi jurang puncak Gunung Rinjani. Akibat kurangnya memperhatikan faktor  keselamatan, WNA tersebut mengalami kecelakaan, hingga terjatuh dari ketinggian 150 meter.

Tinggalkan Balasan