Oknum Pengacara Nyambi Jual Sabu, Langannya Para Penambang Emas

NTBone.id-Lombok Barat, – Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil membekuk seorang oknum seorang pengacara karena mengedarkan narkoba jenis sabu bagi para penambang emas di kecamatan Sekotong. Rabu (11/1/2023)

Pelaku berinisial MH (27) warga asal Dusun Bawak Bagek, Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat ini, tertangkap saat tengah tidur siang di rumahnya dan berhasil mengamankan Barang Bukti diduga sabu seberat 7.82 gram.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa di lingkungan tempat tinggal pelaku kerap kali melakukan aktivitas transaksi narkoba,  selanjutnya melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku yang identitas dan ciri-cirinya telah kami kantongi,” ungkap Iptu Irvan Surahman.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu yang sudah terbungkus dalam poketan kecil dengan berat bruto 7,82 gram yang disembunyikan dalam laci kecil di dalam rumah pelaku.

“Saat kita lakukan penggeledahan, kami temukan sabu seberat 7,82 gram yang di laci -laci kecil di dalam rumah pelaku,” ucapnya

Dari pengakuan pelaku MH yang sehari hari sebagai pengacara tersebut, ia membeli barang haram tersebut dari salah satu temannya  seharga Rp.3.000.000 dan kini tengah di dalami oleh petugas, dan barang haram tersebut akan kembali di jual kepada teman-temannya termasuk para penambang emas di Sekotong.

“Sampai saat ini kami masih mendalami, karena memang pelaku membeli barang  tersebut dari rekannya dengan harga 3 juta dan berencana akan menjual kembali kepada teman-temannya,” tegasnya

Selain sebagai pengedar pelaku MH juga positif menggunakan sabu, dikarenakan hasil urine pelaku positif menggunakan sabu.

“Kalau hasil urinenya positif, dan kasus narkoba ini masih kita dalami untuk mengungkap jaringan pelaku MH ini,” tandasnya.

Selanjutnya barang pelaku dan barang bukti sabu, langsung diamankan di mapolres Lombok Barat guna penyelidikan lebih lanjut

Atas perbuatannya pelaku MH terancam pasal 114 dan 112 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara tujuh tahun penjara.

Hingga saat ini petugas masih mendalami kasus narkoba yang menjerat oknum pengacara tersebut, untuk mengungkap motif dan jaringan pelaku lainnya.

Tinggalkan Balasan